Apa yang sudah dipilih itu dijalani dengan baik. Artinya, kita tahu, bahwa bertanggung jawab atas pilihan yang sudah dibuat itu sangat penting. Tidak mudah goyah.
Aku sendiri, memutuskan untuk jadi seorang imam, terjadi, 39 tahun yang lalu. Pilihan muncul dari seorang anak kecil, yang pada saat itu, mungkin belum memahami dengan sungguh. Tetapi, si kecil ini, sudah berani mengatakan, “Aku mau jadi seorang Imam.” Saya ingin jadi imam seperti Rm. Martinus Van Ooij SCJ.
Selanjutnya, terjadi seperti yang terlihat hari ini, yaitu sahabatmu saat ini adalah seorang Imam. Dirimu telah mengenalnya dengan segala keunikannya. Dirimu tahu, bahwa dari hari ke hari, dia berjuang untuk tetap setia. Yang kuhidupi menjadi seorang Imam yang bahagia dan seorang pribadi yang bahagia.
Maka, di Hari Minggu Panggilan sedunia ini, saya mengajak para sahabatku, untuk berdoa bagi tumbuhnya panggilan baru. Semoga Gereja mempunyai si kecil yang lain, yang berani memutuskan dan memilih jalan panggilan seperti yang saya pilih ini.
Selamat Merayakan Hari Minggu Panggilan Sedunia. Tuhan Yesus memberkati.
Rm. Petrus Santoso SCJ

