Simply da Flores
…
1.
Kawanan merpati menjadi saksi
jutaan jejak rindu damba insani
yang berziarah mencari jawaban rohani
Di pelataran Basilika St. Petrus – Roma
Simpul sejarah iman Kristiani
fakta misteri Karya Keselamatan Ilahi
dalam diri seorang lelaki
Yesus Kristus dari Nazareth
Lahir dalam kandang hina dina
Wafat dan dikuburkan dalam makam nestapa
karena bukan milik keluarganya
Tetapi
hingga zaman digital milenial ini
semakin banyak yang percaya dan mengimani
sebagai Tuhan Sang Putera Surgawi
2.
Kota yang mengutus Pilatus itu
yang ikut menjatuhkan hukuman mati
dengan memanggul Salib derita keji
dari Yerusalem ke bukit Kalvari
“Jesus dari Nazareth, Raja orang Jahudi
dengan tulisan khusus INRI”
Di kota ini pula darah para martir mengalir sunyi
ribuan orang disiksa dan harus mati
karena percaya kepada Yesus Kristus Putera Sang Ilahi
karena dipercaya wafat dan bangkit dari mati
demi menebus dosa segenap insani
sehingga menerima keselamatan Ilahi abadi
3.
Waktu berlalu dan zaman berubah
Kota Roma terus menulis fakta sejarah
sebuah ziarah iman umat Kristiani
Dari Yerusalem ke kota Roma
lalu menyebar ke segala penjuru dunia
menyapa hati setiap pribadi
dalam nama Yesus Kristus Sang Sabda Ilahi
Terlukis sejarah Pemimpin Gereja Kristus
dari St. Petrus hingga penerusnya para Paus
Conclave adalah tradisi sakral pemilihan Paus Baru
dan ketika sudah dihasilkan pilihannya
maka diumumkan bahwa kita sudah memiliki Paus
“Habemus Papam” – dalam bahasa Latin
4.
Sejarah tak lupa mencatat warna-warni
ada makna suka duka dan aneka problema
tentang sakralnya tradisi Conclave
tentang kuasa Roh Kasih Allah berkarya
tentang campur tangan kelemahan manusia
tentang intrik dan selera kepentingan insani
tentang kuasa dan harta yang diagungkan
tentang rindu damba sanubari umat Kristiani
tentang iri dengki dendam dan tanya banyak pihak di luar gereja
tentang rahasia dan misteri pemilihan pemimpin rohani
“Pimpinan tertinggi Gereja Katolik sedunia
sekaligus Kepala Negara Vatikan”
Mengapa harus ada Conclave dengan tradisi rahasia itu?
5.
Ada upaya menyingkap tabir
agar tradisi rahasia itu dimengerti
agar misteri dan sakralnya dipahami
agar terjadi seperti pemilihan politik biasa
agar bisa puaskan tanya nalar insani
Maka
berbagai ulasan artikel dan buku ditulis
ada bermacam penjelasan pro dan kontra
tak sedikit fitnah dan gugatan sinis
Termasuk lahirnya film 2024 dengan judul Conclave
dan para pemirsa menyaksikan karya seni itu
dengan aneka pengetahuan dan tanggapan
Apakah yang sebenarnya menjadi rahasia dan sakralnya Conclave
Perlukah di zaman digital milenial ada pemimpin spiritual
Apa manfaatnya bagi kehidupan generasi digital milenial?
6.
Mata dunia tertuju ke kota Roma
ingin melihat kepulan asal putih dari Kapela Sistina
dan pengumuman terpilih Paus Baru
“Habemus Papam”
Umat Katolik dan para jurnalis memadati Basilika St. Petrus dan kota Roma
dengan doa harapan dan kerinduan iman
Di berbagai penjuru dunia pun umat Katolik berdevosi mengiringi tugas suci para Kardinal peserta Conclave
Sedangkan di tempat lain dunia
ada perang berkecamuk antar negara
bahkan di kota kelahiran, karya, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus
Ada aneka kejahatan terus berkobar menelan jutaan korban
Ada alam lingkungan yang terus dikuras
Ada kenangan akan karya para Paus terdahulu
Ada galau dan tanya akan perdamaian dan masa depan generasi penerus
Menyatu dalam kecemasan dunia yang diwarnai gemerlap teknologi digital
“Inikah Kehendak Ilahi untuk sejarah manusia
Ataukah inilah deklarasi superioritas manusia yang terasing?”
7.
Sambil mengenang kepergian Paus Fransiskus
dan seraya menantikan dengan rindu hadirnya Paus Baru
saat pengumuman “Habemus Papam”
hasil dari pelaksaan Conclave
Ada sederet tanya yang mengusik
Mengapa seorang Paus berpengaruh kepada dunia
Untuk apa aturan conclave begitu ketat dan rahasia
“Conclave – Pemilihan Paus harus dilakukan setelah Kursi Kepausan kosong
karena wafatnya Paus atau Paus mengundurkan diri”
Benarkah Paus itu meneruskan tongkat kegembalaan St. Petrus
yang diserahkan oleh Yesus Kristus?
8.
Mengapa kuasa Yesus Kristus melalui para Paus tidak mampu menghentikan perang
Apalagi perang di tanah pilihan Ilahi
untuk lahirnya Yesus serta sejarah Karya Keselamatan yang dilakukan-Nya
Dan
semua tradisi sakral Conclave
serta sejarah Gereja Katolik yang berpusat di Roma
dilakukan oleh para tokoh yang pandai dan orang hebat
termasuk tokoh gerejanya di seluruh dunia
Mengapa mereka semua percaya dan mengagungkan seorang pemuda miskin dari Nazareth
Yesus Kristus Putera Maria
Apakah mereka sungguh waras dan masih sehat
Mengapa bertambah banyak jumlah umat Katolik di seluruh dunia
padahal bangsa Israel pun tidak percaya Yesus dan terus kobarkan perang?
Mungkin inilah paradoks fakta dan misteri manusia
paradoks fakta dan misteri alam semesta
Maha Misteri Sang Ilahi
Maha Cinta Lestari Sang Pencipta
Maha Kasih Sang Hyang abadi

