Injil Markus dibuka dengan kata-kata Yesus saat memulai pelayanan-Nya demikian, “Waktunya telah genap, dan Kerajaan Allah sudah dekat, bertobatlah dan percayalah kepada Injil” (Mark 1: 15).
Injil ini ditutup dengan kata-kata Yesus setelah Dia bangkit, demikian, “Pergilah ke seluruh dunia dan beritakanlah Injil kepada segala makhluk” (Mark 16: 15).
Apakah kita siap? Pasti kita semua sudah siap. Karena itu tugas dan tanggung-jawab kita. Itulah bukti komitmen dari panggilan kemuridan kita.
Tidak usah takut, sebab yang kita terima dan bagikan itu bukan kabar buruk, melainkan Kabar Baik, yaitu Sukacita Injil.
- Siapa pun yang mendengarkan Kabar Baik ini harus bersyukur, sebab yang dirindukan selama ini telah datang. Kita bersyukur, telah mendengarkan kata-kata Yesus. Lebih dari itu, yaitu kita menerima kehadiran Yesus secara utuh. Karena siapa saja yang sudah menerima Yesus, jawabannya pasti sama: bersyukur, bahagia, dan bangga. Jika muncul ada jawaban lain. Maaf, dia sebenarnya tidak mengenal Yesus atau menipu diri sendiri. Maaf, semoga tidak ada yang tersinggung.
- Apalagi, ketika dengan keteguhan, kita berkata, “Aku percaya Yesus.” Rasa di hati ini jadi berbeda, dan nyes. Besok kita merayakan “Divine Mercy – Kerahiman Ilahi” dan kata-kata yang kita ungkapkan adalah “Jesus, I trust in You.” Wow, kita menyerahkan seluruh diri kita kepadanya. Klop! Yesus telah memberikan dengan total dan kita juga memberikan secara total pula. Sehingga makin jelas langkah-langkah kita untuk dibawa kepada Yesus.
- Dengan mengenal dekat Yesus, kita menjalani hidup dengan indah. Kita mau menutup hidup dengan indah pula, untuk makin percaya dan setia kepada-Nya. Sehingga membuat peziarahan hidup kita makin baik dan indah.
Hidup dan berjalan bersama Yesus itu berlimpah sulacita. Alleluya!
Rm. Petrus Santoso SCJ

