Tidak mudah untuk bangkit kembali setelah terpuruk. Ada orang yang bisa menata kembali kehidupannya setelah mengalami peristiwa yang menyakitkan, bahkan menghancurkan. Tapi ada juga yang terpuruk untuk waktu yang lama. Tidak jarang pula, yang tak pernah bangkit lagi.
Petrus, Tomas, Natanael, Yohanes, Yakobus, dan dua murid yang lain baru saja mengalami pengalaman yang membuat mereka terpuruk. Mereka mencoba memperbaiki diri. Untuk kembali ke kehidupan awal, kembali menjalani profesi sebagai nelayan. Apa pun yang terjadi, hidup toh harus berjalan terus. “The show must go on.”
Dalam situasi itu Yesus hadir, walaupun para murid tidak tahu, bahwa itu Yesus. Ketika Yesus menyuruh mereka untuk menebarkan jala dan mereka taat, hasilnya para murid itu memperoleh tangkapan yang berlimpah. Ketika dalam kelimpahan mereka tersadar: itu Tuhan! Sebuah perjumpaan kembali yang luar biasa. Perjumpaan yang mengembalikan lagi situasi keterpurukan jadi penuh sukacita.
Betapa pentingnya pertemuan kembali dengan Tuhan. Seperti para murid, kita mungkin merasa, bahwa hidup tidak lagi indah. Hidup akan berjalan biasa-biasa saja. Pada saat seolah-olah tidak ada lagi alasan untuk berharap, Yesus hadir. Dia ada. Mungkin kita tidak selalu mengenali Tuhan dalam hidup kita. Tidak selalu menyadari kehadiran-Nya. Namun, ketika kita melihat dan mengakui kehadiran-Nya, hidup kita pun penuh sukacita dan damai.
“Tuhan yang bangkit, Engkau selalu ada dan menyertai kami. Bimbinglah dan bangkitkanlah kami dari keterpurukan dan keputusasaan kami. Amin.”
Ziarah Batin

