Selamat Paskah!
Perjamuan Malam Terakhir, pencucian kaki, kesedihan di Taman Getsemani, memanggul salib, kematian-Nya di Puncak Golgota, darah dan air yang ke luar dari lambung-Nya, dipangku oleh Ibu-Nya, dan akhirnya dibaringkan di dalam sebuah makam, jadi kisah sengsara dan kematian-Nya. Kita merasakan pengorbanan Yesus mempunyai makna yang sangat dalam.
Sekarang, puncak iman kita dilengkapi dengan kebangkitan-Nya. Dari sinilah Dia kemudian menyapa para murid-Nya dengan kata-kata, “Damai sejahtera bagi kamu,” Dia lalu memberi mereka Roh Kudus, dan mengutus mereka untuk jadi saksi kebangkitan-Nya. Di sinilah kita harus bergerak bersama-sama, karena kita bersaksi untuk orang yang sama.
Christ is alive!
Dia hidup, maka kita harus hidup.
Dia bangkit, maka kita harus bangkit.
Dia kuat, maka kita harus kuat.
Janji baptismu telah diperbaharui!
Bersyukurlah!
Praktekkanlah!
Setialah!
Sekarang kita diminta untuk bersaksi!
Pergilah!
Jangan takut!
Beritakan kebangkitan-Nya dengan sukacita.
Pada akhirnya, kita akan kembali, dan Dia mengatakan, “Masuklah dan bergabunglah kamu yang setia. Bergabunglah dalam perjamuan pesta Anak Domba.” Begitulah ujung dari perjalanan hidup kita.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

