Simply da Flores
Berhenti dalam kelana
aku bertemu sepi
mencoba diam dan rehat sejenak menyapa hening
Rebahkan imajinasi yang lara nestapa
Di tepi pantai langkah mengembara
sejenak kulepaskan lelah langkah mimpi
Biarkan ombak membelai galau nurani
dan gelombang mengurai penat sanubari
Aku coba bersahabat dengan diam
coba merajut helai rindu bersemi
Aku mengajak berteman sunyi sepi
Menenun damba dalam hening
Lalu aku coba bertanya
siapakah engkau sebenarnya rindu
mengapa meremas nurani dan rasa ini
Aku juga bertanya pada damba
siapakah engkau sesungguhnya damba
yang merasuk raga dan sukma ini
Apakah engkau mempermainkan pikiranku
Ataukah rindu damba ini
adalah sosok pikiran yang menjelma
Adakah kalian adalah wujud mimpi dan imajinasiku
Mungkinkah rindu sama dan mimpi imajinasi memang bagian kreasi pikiranku?
Kalian rindu damba
menulis mimpi dan melukis imajinasi
tentang siapa aku ini
tentang mau jadi apa aku ini
tentang belahan jiwa dan sahabat sejati
tentang jabatan dan harta benda
tentang aneka tanya dan jawaban
Dan
terus mengusik nalar pikiranku sehari-hari
Mengapa kalian tidak mau pergi?
Dalam diam hening sepi ini
ingin kukenal dan kulihat wajahmu
Mau kusibak dan ungkapkan hadirmu
Siapakah kalian rindu damba
Siapakah kalian mimpi dan imajinasi
Mengapa tidak pergi tinggalkan kelana pikiranku
Mengapa selalu membayangi ziarah langkahku?

