Sebutan anak hilang ini merujuk pada umat lingkungan yang karena diam jadi tidak tampak dan lantas merasa tidak dilihat. Lama-lama jadilah anak hilang. Utuh hilangnya atau hilang tersamar, antara ada dan tiada.
Orang itu bisa saja ada rasa rendah diri, identitas terganggu, gamang dengan dirinya (Bisa karena faktor ekonomi atau yang lain). Akhirnya tidak banyak diharap dari anak hilang itu, sebab orang itu sering tidak didorong untuk berusaha keras agar berhasil. Dalam dunia kerja dikenal dengan istilah ‘disguised unemployment’, pengangguran tersamar.
Meng-umat yang tersamar atau ‘disguised un-faitful’ memang tidak satu pun berharap. Dari itu sangat dibutuhkan data dan dari sana bisa dicari berapa dan mengapa anak hilang dari lingkungan yang harus dituntun balik masuk ke kandang.
Salam sehat.
Jlitheng

