Simply da Flores
…
1.
Alunan nada-nada melodi itu
menggema siang dan malam
mungkin ribuan genre dan jutaan partitur
Telah tercatat dalam buku harian semesta
Tak peduli didengarkan nelayan atau tidak
Tak peduli disadari penghuni pesisir pantai atau tidak
Tak peduli ditonton mereka yang berlayar atau tidak
Tak peduli manusia memahami dan menikmati atau tidak
Siang malam terus terjadi dinamis
ombak menderu gelombang menghempas
alunkan nada melodi Sang Pemusik Ilahi
2.
Jemari angin memetik denting dawai samudra
Pijar cahaya mentari alirkan energi rasa
Nada melodi ombak gelombang
tak pernah berhenti dimainkan
Entah irama perlahan, sedang atau cepat
Entah terdengar sayup, sepoi, halus atau keras menghentak
Entah berwarna lara balada, ceria gembira atau metalica
Semua melodi terjadi silih berganti
dimainkan kreasi Sang Maha Pemusik Ilahi
3.
Para nelayan biasa bersahabat ombak gelombang
Tetapi tidak semua peduli pada nada melodi yang mengalun
karena mereka sibuk memohon rezeki Bunda Samudra
Bocah-bocah generasi bahari
bercanda ria di pelataran pasir pantai
dibuai nada melodi desir ombak
dengan kisah cerita syair kehidupan
meskipun mereka tidak sadar dan memahami
Mungkin…
para penikmat ombak gelombang samudra
yang berkelana dengan selancar rindu damba jiwa
Sering menyantap makna nada melodi Ilahi
dalam panorama dasyatnya irama gelombang lautan
4.
Saksikan terjangan ombak gelombang
entah di hamparan pasir pantai
Atau di tebing curam dan kokohnya karang terjal
Sering terasa gentar dan penuh ancaman
Banyak tanya dalam kecemasan
Mengapa para pelaut berani menerjang ombak gelombang
Mengapa para peselancar justru menikmati ganasnya ombak gelombang
Adakah nada melodi musik di lautan luas samudra raya
Apa yang mereka cari di sana
5.
Aku terus bertanya penasaran
Haruskah lautan berombak dan samudra bergelombang
Apakah ini bagian dari kreasi Sang Penari Agung
Bisakah bersahabat dan menikmati ganasnya ombak gelombang
“Hidup itu ibarat membawa biduk pribadi
mendayung menyeberangi lautan realitas
berlayar mengarungi samudra perubahan”
Pikiran dan kesadaran bisa belajar
merajut harmoni menenun keindahan dengan seluruh realitas alam jagat raya

