“Sesibuk apa pun kita, seringlah menepi untuk memotivasi diri, karena hidup ini ungkapan kasih-Nya.” -Mas Redjo
…
Dengan sering menepi, saya diajak untuk kontrol diri, bersikap tenang, dan berpikir jernih. Karena seberat dan sesulit apa pun persoalan atau masalah yang dihadapi itu dapat diurai untuk diselesaikan dengan baik.
Kebiasaan saya untuk menepi dan menyepi itu terinspirasi oleh firman Tuhan (Matius 7: 7-8): “Mintalah maka akan diberikan kepadamu. Carilah maka kamu akan mendapat. Ketoklah maka pintu akan dibukakan bagimu.”
Di saat hening, saya mengetuk pintu hati sendiri untuk sadar agar tidak mengandalkan kemampuan sendiri, tapi untuk bergantung dan berserah pada kehendak Tuhan.
Ketika saya mengarahkan pikiran ini dan fokus kepada tujuan, keinginan, atau cita-cita, saya percaya bakal memperolehnya. Kuncinya adalah mengoptimalkan kemampuan sendiri dan mengandalkan Tuhan agar mukjizat-Nya jadi nyata.
Karena saya mencari, maka saya memperoleh. Saya meminta dan mendapatkannya.
Sejatinya, pekerjaan atau profesi yang dijalani dengan penuh cinta, dijamin hasilnya melebihi yang diharapkan, karena Tuhan Maha Baik.
Bersyukurlah dan berbagilah. Alleluya!
…
Mas Redjo

