“Tuhan Allah kita adalah Tuhan Yang Esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap jiwamu… Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Mrk 12: 28b-34).
Kasih adalah bahasa Injil dan bahasa Yesus sendiri. Kita diciptakan atas dasar kasih.
Yesus adalah gambaran kasih Allah, karena Dia datang ke dunia untuk mengajarkan kasih, memberi pengampunan, dan akhirnya mengorbankan diri-Nya di salib untuk menebus dosa umat manusia.
Kasih itu bukan sekadar perintah. Kasih adalah ‘pribadi’. Ketika mengasihi, kita berbagi dan membawa Yesus kepada sesama.
Kita mesti belajar dari cara-cara Allah dalam mengasihi secara tulus dan tanpa pamrih.
Jadikanlah kasih itu sebagai gaya hidup kita setiap hari.
Tuhan memberkati.
Pastor RP Blasius Hendra Kimawan, OSC

