Pernah kualami semua jalan yang kulalui itu buntu.
Meskipun tidak bisa mengendalikan semua hal, tapi setidaknya saya bisa mengendalikan cara menanggapi, yakni meminta bantuan Tuhan.
Jika ada teman yang saat ini sedang menemui jalan buntu. Mintalah bantuan Tuhan, bahkan ketika Tuhan seperti tidak ada dan kita bimbang pada-Nya.
Tetaplah berharap, seperti penulis lagu berikut ini :
Tuhan, masihkah mau Kau mendengarkan doaku?
Tuhan, masihkah gerangan sembahku Kau terima?
Mana tangan-Mu?
Gelapnya jalan yang kini aku tempuh. Sesatkah anak-Mu kini melangkah?
Dengar, Tuhan!
Ratapanku.
Salam sehat.
Jlitheng

