“Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Karena yang terlambat itu mereka yang malas dan tidak mau melakukannya.” -Mas Redjo
…
Sadar diri, karena saya banyak kekurangan dan kelemahan itu yang memotivasi saya untuk berani mencoba hal-hal baru.
Kuncinya adalah, saya mau maka Tuhan memampukankan. Ketika saya memuliakan Tuhan, anugerah-Nya berkelimpahan, karena IA setia.
Caranya adalah, arahkan pikiran kita kepada hal baik dan positif itu lewat aksi nyata, fokus, dan mohon penyertaan Tuhan agar perjuangan kita diberkati-Nya.
Misalnya, jika ingin jadi wirausaha. Bergaul dan seringlah berkumpul dengan para penguasaha agar pola pikir (mindset) kita berubah seperti mereka.
Pelajari kisah orang-orang sukses, baik dengan membaca buku karyanya atau mengikuti seminar dari motivator yang pengusaha. Lalu terapkan dan praktekkan ilmu itu ke dalam hidup berwirausaha.
Ketika kita menemui hambatan atau tantangan dalam berwirausaha, kita jangan segan bertanya dan menimba pengalaman dari mereka. Karena orang sukses itu umumnya tidak pelit berbagi ilmu dan kiat suksesnya.
Begitu pula, jika ingin jadi dokter, insinyur, astronom, dan sebagainya. Kita dituntut sering berkumpul bersama mereka untuk mengubah pola pikir kita dan banyak belajar dari para ahlinya.
Karena mau serius belajar dan berjuang dengan gigih, kita dimampukan untuk menuju sukses bidang yang diimpikan.
Bukan atas dasar kita merasa hebat dan mampu, sehingga kita jadi sombong dan malas. Melainkan karena kita mau belajar, berjuang, dan bertekun dalam doa maka kita dimampukan Tuhan.
Tidak ada yang mustahil, ketika kita mau mengerjakan hal itu dengan komitmen, konsekuen, dan percaya pada penyertaan Tuhan yang bakal memampukan kita untuk meraih kesuksesan itu!
…
Mas Redjo

