“Menghidupi semangat berkorban untuk keluarga dengan tulus hati, karena Tuhan mengasihi kita.” -Mas Redjo
“Aku mengasihi engkau.”
Tiga kata ajaib Tuhan Yesus itu tidak sekadar menggugah jiwa, tapi mengispirasi dan memotivasi saya untuk mewujudkannya dalam hidup berumah tangga.
Tuhan Yesus rela berkorban untuk menebus dosa dan menyelamatkan umat-Nya agar kita merealisasikan kasih-Nya.
Menghidupi semangat perjuangan untuk selalu mengasihi keluarga itu yang saya lakukan agar keluarga jadi sejahtera dan bahagia.
Caranya adalah kita diajak untuk membangun kebersamaan dan kepedulian antara suami dan istri, juga antara orangtua dengan anak. Sehingga tercipta komunikasi yang selaras dan bahagia.
Kunci kebahagian keluarga adalah komunikasi yang baik antar para anggotanya. Tanpa konflik, karena selalu mendulukan kepentingan bersama di atas kepentingan diri sendiri.
Semangat berkorban demi keluarga, karena kami saling peduli, berempati, dan saling menolong yang didasari semangat kasih agar kami selalu guyup dan rukun.
“Hendaknya kamu saling mengasihi” (Roma 12: 10).
Mas Redjo

