Simply da Flores
…
1.
Musim hujan sedang terjadi
ada pancaroba alam yang terus berlanjut
dan bencana alam jadi ancaman kehidupan
Banjir melanda berbagai wilayah
menelan korban harta dan jiwa
yang umumnya diderita masyarakat kecil
Longsor terjadi di banyak tempat
ada lokasi yang semacam langganan
ada lokasi yang tak terduga datang
2.
Selain upaya menolong korban
dan memperbaiki sarana umum
Ada juga berbagai komentar muncul di media sosial
entah karena peduli dan memberi solusi
entah untuk membela diri dan menyalahkan orang lain
entah sekadar asal bunyi dan memperkeruh suasana
“Banyak sumber penyebab bencana banjir dan longsor
disebabkan oleh kelakuan manusia mengeksploitasi sumber daya alam”
3.
Selain bencana banjir dan longsor
Ada juga gempa bumi dan letusan gunung api
semua diam dan galau bertanya
Mengapa begini dan mengapa begitu
BMKG terus berikan infomasi
namun tak mampu mencegah atau menghentikannya
4.
Alam mempunyai hukum tersendiri
Apakah kegiatan manusia membabat hutan, membangun pemukiman dan perkotaan taman serta menambang mengoyak bumi ikut berpengaruh?
Lagu kebangsaan terus dikumandangkan
“bangunlah jiwa… bangunlah badannya untuk Indonesia Raya…”
5.
Air berkumpul lakukan demonstrasi
Deretan kisah cerita hutan dibabat dibacakan
Perilaku rakus tamak manusia diungkap
pada spanduk bukit lembah dan dataran
Tak peduli ratap tangis air mata
meskipun banyak yang derita bukan pelakunya
Banyak tempat resapan air telah digusur
Air mata alam berpadu dengan air mata korban
berarak menuju Bunda Samudra
6.
Api berkobar menyambar langit
debu lahar panas mencakar angkasa
Lalu turun ke bumi membakar galau
menerjang memburu kepongahan insan
Sering datang tak bisa diduga
biasa terjadi tak mampu dijinakkan kekuasaan manusia
Gempa mengguncang mungkin melodi alam
Gunung api meletus mungkin nyanyian jagat
untuk mengiring keangkuhan nafsu selera generasi
7.
Di sini banjir di sana erupsi lagi
Banjir informasi di layar gadget
Erupsi harkat martabat manusia
Alam lingkungan ingin dikuasia mutlak
karena lupa akan hakikat diri pribadi
Jagat raya dijadikan obyek eksploitasi
karena meyakini diri sebagai tuan atas segala sesuatu
karena mendaulat pribadi adalah Tuhan
karena kecanggihan kreasi pikirannya
8.
Roda waktu terus berputar tanpa henti
Generasi terlahir dalam misteri
dengan jumlah yang tak tertandingi
tersebar memenuhi bumi ini
Dengan kecanggihan kreasi digital
seperti ada yang sengaja melupakan fakta
bahwa segala hidup kita tergantung mutlak pada alam lingkungan
Bahkan kita berasal dari debu
dan semua pasti kembali ke tanah
Mungkin
inilah gugatan hakikat generasi digital
Siapakah kami ini
Mengapa terlahir di zaman ini?

