Kita sudah dipilih jadi murid-murid Yesus. Karena itu kita harus menjaga kualitas kemuridan itu dengan berusaha memberikan kesaksian yang terbaik dalam setiap tugas perutusan kita.
“Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit serta segala kelemahan” (Matius 10: 1).
Untuk mengetahui karunia yang diberikan Tuhan, kita dapat membaca 1 Korintus 12: 12-31.
Apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita? Yang penting adalah kita tidak berhenti pada karunia itu saja, melainkan harus fokus pada kualitas hidup kita sebagai murid-murid Yesus. Hal itu yang membuat kesaksian hidup kita mempunyai makna.
Yang diperjuangkan Yesus itu satu, yaitu “Kerajaan Allah sudah dekat” (Matius 10: 7). Usahakanlah, bahwa semua orang mengalami suasana ini. Paling mudah mengalaminya adalah saat ada keselamatan di tengah-tengah kita.
- Ada Yesus di tengah keluarga kita.
- Ada murid-murid Yesus yang selalu membagikan kasih di tengah-tengah kita.
- Ada pribadi yang rindu untuk ikut ambil bagian mewartakan sukacita Injil.
- Ada pelita yang sudah terpasang dan bercahaya. Itulah murid-murid Yesus.
Jadi murid Yesus itu jangan takut, bersembunyi, dan tidak kompromi dengan yang jahat. Juga tidak mudah dirayu, lalu meninggalkan iman.
Justru yang harus dilakukan adalah kita meningkatkan kualitas murid Yesus. Untuk memberikan kontribusi, diperhitungkan, dan memberikan yang terbaik. Kita mampu memberi jaminan tentang jalan keselamatan itu.
Tidak lagi menurut orang ini atau itu, pendapat ini atau itu, dan ikut orang ini atau itu, tapi karena kita mengalaminya sendiri.
Kita mengimani, bahwa yang percaya kepada Yesus itu tidak akan dikecewakan. Sedang murid Yesus yang kecewa, karena dia belum mengerti betul arti dari panggilan kemuridannya. Maka, dia harus belajar dan belajar lagi sampai dia mengerti serta memahami tugas perutusannya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

