Begitu membuka gerbang garasi, kemarin sore saya ditanya istri dengan “sanggup nggak ke gereja?” Misa Jumat pertama, jalan salib, dan Adorasi. Setiap Jumat, saya subuh ke kampus sampai senja, sehingga istri menanyakan hal itu, karena ia tahu saya lelah.
Saya jadi ingat frasa tentang ‘talenta’ pada Injil Matius 25: 14-30, yang berbeda untuk tiap orang 1,2,5. Pesan ajaran itu, bahwa kita harus menggunakan talenta (bakat, waktu, dan kesempatan) yang Tuhan beri dengan bijak dan bertanggung jawab, tidak dialih-arahkan alias ‘misleading’.
Talenta itu bukan hanya tentang uang, melainkan juga tentang kepercayaan yang kita terima dari umat Lingkungan atau Paroki, untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain. Jangan ‘misleading’ lewat cara tersembunyi.
Intinya AMDG alias Ayo Mengikuti Dawuhe Gusti.
Salam sehat.
Jlitheng

