Mat 9: 14-15
“Bila Anda memaksakan orang lain untuk mengikuti yang sedang Anda lakukan dalam puasamu, maka sesungguhnya ibadat dan puasamu itu tidak ada manfaatnya di mata Tuhan.”
Kelakuan memaksakan kehendak ini juga sudah dilakukan oleh murid-murid Yohanes pada zamannya seperti tertulis dalam Injil hari ini: “Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tapi murid-murid-Mu tidak?” (ayat 14).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Dalam ibadat dan puasamu, fokuslah pada Tuhan dan semua yang Anda lakukan sebagai ungkapan sembah sujudmu kepada-Nya;
2) Jangan memaksakan kehendak pribadi dan kelompokmu kepada orang lain yang berbeda keyakinan dan cara;
3) Biarkan orang lain mengekspresikan ungkapan imannya dengan cara dan kebiasaannya.
Memaksakan kehendak adalah ungkapan kecemburuan dan arogansi yang sesungguhnya menceritakan tentang ketidakmampuan diri sendiri di muka umum.
Monsignor RD Inno Ngutra

