Simply da Flores
…
1.
Marhaban ya Ramadan
Bulan suci penuh berkah
untuk berpantang dan berpuasa
Umat Islam sujud beribadah kepada Allah
Dan
pada dahi umat Katolik
ditaburkan tanda salib debu tanah
dengan amanah penuh makna
“Engkau berasal dari debu tanah
pasti akan kembali pada debu tanah”
Ingatlah hakikat jati dirimu
Ada rekam jejak data digital
segala keputusan hidup direkam semesta
Dan Sang Maha Melihat tak bisa dibohongi
2.
Ada pejabat pemerintah daerah dilantik
Setelah retret kembali ke asalnya
Aneka perayaan dan ekspresi
Bermacam pidato dan tekad kerja
menanti fakta dari janji politik
sesuai wajah dan kondisi wilayahnya
Ada doa, harapan dan tanya
dari seluruh warga masyarakatnya
Sementara kepentingan politik dan bisnis
senyap diam jadi energi kekuasaan
3.
Bencana alam melanda di mana-mana
Negeri diterjang musim pancaroba
Hujan deras banjir mengoyak nasib rumah tangga
Ada longsor dan angin badai
Korban harta dan nyawa terjadi
menimpa yang lemah tak berdaya
Yang kaya dan berkuasa nyaman
lalu saling menyalahkan
dengan aneka data dan kata
Manusia semakin buas dan rakus
melawan hakikat diri dan hukum alam
4.
Mahasiswa berdemo gaungkan tuntutan
Bocah dan anak muda bersuara
Ada problema mencengkram bangsa
Ada kebijakan pejabat diprotes
Ada deretan kasus diungkapkan
Ada desakan kebutuhan dipaparkan
Namun tidak semuanya didengar dijawab
Tagarnya adalah “Indonesia Gelap”
Apakah habis gelap, terbitlah terang?
5.
Media sosial semakin marak
aneka berita membanjiri dunia maya
Soal politik, keamanan dan ekonomi
dan masih banyak berita lainnya
Mengejutkan tentang kasus korupsi
para politisi, cendekiawan dan pejabat saling berargumentasi
Para penegak hukum pun berseteru
Negeri ini subur budaya maling
Korupsi jadi kebanggaan NKRI
Dibalut sumpah jabatan dan agama
serta adat budaya dan nilai luhur
6.
Deru dan debu terbahak
bertemu di Metropolitan hingga dusun udik
Deru kerakusan harta jabatan
menggilas debu harkat martabat
diterbangkan angin entah ke mana
Deru gemuruh informasi membungkam samudra
air mata duka lara masyarakat lemah
terkapar terbang menjangkau angkasa
Turun deras bersama hujan badai
mengalir kembali ke dasar lautan
Inilah fakta dan dinamika zaman

