“Segala kebijaksanaan dari Tuhan asalnya, dan ada pada-Nya selama-lamanya” (Sir 1: 1).
Jadi bijaksana itu memerlukan proses, karena manusia membutuhkan pengalaman untuk belajar dan mengerti tentang hidup. Raja Salomo yang tidak tahu, bagaimana harus memerintah negerinya, memohon pada Tuhan agar diberi hikmat untuk memerintah rakyatnya dengan cara yang benar. Raja Salomo tahu, bahwa hanya Tuhan sumber kebijaksanaan. Ia tidak meminta umur panjang maupun kekayaan.
“Karena Tuhan yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian” (Ams 2: 6).
“Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan” (Ams 1: 7).
Sebagaimana Raja Salomo, mari kita selalu meminta hikmat kebijaksanaan dari Tuhan dalam mengambil keputusan dan menjalani hidup sesuai kehendak Tuhan.
Herlin
Senin, 24 Februari 2025
Sir 1: 1-10 Mzm 93: 1-2.5 Mrk 9: 14-29
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

