“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu. Jangan dengan paksa, tapi dengan suka rela sesuai dengan kehendak Allah. Jangan karena mau mencari keuntungan, tapi dengan pengabdian diri” (1 Ptr 5: 2).
Apakah Anda familiar dengan kata gembala? Apa yang Anda ketahui dan mengerti dari kehidupan seorang gembala?
Gembala adalah penjaga atau pemelihara ternak. Dia jugalah yang menjamin keselamatan ternak yang dipeliharanya. Dengan kata lain, gembala adalah seorang yang memberikan dirinya untuk peliharaannya.
Di dalam kehidupan menggereja, kita juga dipanggil untuk jadi seorang gembala umat Allah. Seorang gembala umat Allah berarti seorang yang menjaga, memelihara, dan menjamin keselamatan jiwa umat Allah yang dipercayakan Allah kepadanya. Dengan demikian, seorang gembala umat Allah juga seorang yang memberikan seluruh dirinya untuk umat Allah. Bagaimana kita dapat jadi seorang gembala yang baik?
Rasul Petrus memberikan petunjuk di dalam suratnya hari ini. Jadi gembala itu hendaklah dilakukan dengan kerelaan hati sesuai dengan kehendak Allah, bukan dengan paksaan. Gembala juga berarti mengabdikan dirinya kepada umat Allah dan tidak mencari keuntungan sendiri. Mampukah kita jadi gembala yang demikian?
Mari kita mohon rahmat Allah agar memampukan kita jadi gembala umat-Nya.
…
Fr. Kevin, CSE.
Sabtu, 22 Februari 2025
1 Ptr 5: 1-4 Mzm 23: 1-6 Mat 16: 13-19
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

