Jika kehidupan itu tidak disiapkan dengan baik, maka hasilnya tidak memuaskan. Bahkan, kadang yang sudah disiapkan itu juga bisa berubah, dan meleset dari tujuan.
Oleh karena itu, setiap hari diusahakan kita mempunyai program hidup yang jelas dan terarah. Dengan program hidup yang jelas itu keuntungannya ialah ada kemudahan, dilancarkan, dan setiap target yang hendak dicapai itu bisa dilakukan. Kita pasti puas, jika semua target itu bisa dicapai.
Selanjutnya, tinggal disiapkan tujuan utama dari kehidupan ini. Misalnya, “Aku ingin jadi orang yang baik, bijaksana, orang yang benar, atau orang yang suci?” Atau semua itu ingin dicapai? Silakan. Yang penting, disiapkan rencana itu dengan saksama. Lalu dijalani dengan cermat, baik, dan benar.
Hidup ini jangan dibuat ribet dan bingung sendiri. Jika memang belum bisa menyiapkan hidup itu dengan baik, kita tidak usah segan untuk bertanya atau minta petunjuk dari teman yang berpengalaman.
Coba ditelaah kisah orang kaya dalam Injil (Markus 10: 17-27) ini. Kisah orang kaya yang sulit masuk Kerajaan Allah.
Orang kaya yang bingung dengan hidupnya! Mengapa? Meski kaya. Tapi ia tidak mau berbagi pada sesama. Ia miskin rohani.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

