Hati yang Berbelas Kasih

“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini” (Mark 8: 2a).

Ketika orang banyak itu mengikuti Tuhan Yesus selama tiga hari dan mereka tidak membawa makanan, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan. Hal ini menunjukkan, bahwa Tuhan amat peduli dan memerhatikan mereka. Ia menyuruh para murid-Nya memberi mereka makanan supaya tidak kelaparan.

Yesus tetap sama hingga saat ini. Ia peduli dan memerhatikan kita. Ia tidak ingin kita kelaparan, secara jasmani maupun rohani. Kerinduan-Nya ialah, supaya kita mengalami kepenuhan sukacita, damai, serta bersatu dengan-Nya.

Tuhan juga ingin kita jadi saluran kepedulian dan perhatian-Nya kepada sesama. Ia mengajak kita supaya memiliki hati yang berbelas kasih dan peduli terhadap orang-orang di sekitar yang membutuhkan bantuan kita.

Tuhan Yesus yang penuh belas kasih, berilah kami rahmat kerinduan untuk selalu datang kepada-Mu, karena hanya dalam Engkaulah jiwa kami mengalami ketenangan dan kepuasan. Berilah kami hati yang berbelas kasih dan mata yang selalu terbuka untuk melihat kebutuhan sesama.

Sr. M. Karla, P. Karm

Sabtu, 15 Februari 2025
Kej 3: 9-24 Mzm 90: 2-6.12-13 Mrk 8 :1-10

Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com