“Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku”(Mrk 7: 1-13).
Yesus menegur orang Farisi yang terlalu fokus pada aturan luar, sementara hati mereka jauh dari Tuhan. Bagi Yesus, kebersihan hati itu lebih penting daripada ritual luar.
Dalam hidup, kita sering terjebak dalam penampilan dan tradisi, serta mengabaikan sikap hati yang benar.
Yesus menginginkan agar kita tidak hanya mematuhi aturan luar, tapi juga menjaga kebersihan hati dan niat kita, karena Tuhan melihat lebih dari sekadar tindakan luar.
“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tapi TUHAN melihat hati” (1 Sam 16: 7b).
Tuhan memberkati.
Pastor RP Blasius Hendra Kimawan, OSC

