Pengalaman pagi ini: “Tertegun dan terharu, ketika Surat St. Paulus untuk umat Korintus dibaca dengan sangat sempurna dari mulut seorang gadis buta. ‘Ia membaca dengan tangannya.’
Sempurna pula Romo yang menerima si gadis tak sempurna itu sebagai pembaca Sabda Allah.
Sama sempurna dia yang membimbing si gadis hingga sampai ke Altar. It’s the real Duc In Altum.
Mengapa gadis buta? Tak adakah yang lebih baik.?
Teringat wanita tua yang dipuji Tuhan. Bukan karena kolektenya banyak, melainkan karena ketulusannya.
Tidak dapat disangkal, mereka yang bekerja di Kerajaan Allah, tidak semuanya bersih dari motif-motif pribadi.
Jujur dan total, alias tak ada motif lain yabg tampak, itulah yang dicari Tuhan. Batin lebih utama dari pada kesempurnaan fisik.
Bagi semuanya yang berdiri atas nama Tuhan, apa pun fungsi Anda, Duc In Altum artinya tengoklah ke dalam, ada apa?
Salam sehat.
…
Jlitheng

