Simply da Flores
…
Pada pangkat dan pribadimu
kami bayangkan sosok nenek moyang
yang mewariskan suku adat budaya
kebanggaan harkat identitas kami
Dari tutur katamu
kami belajar mendengar sejarah adat leluhur
Dari aneka ritualmu
kami belajar hukum dan nilai luhur
kepada para leluhur pendahulu
kepada orangtua sanak saudara
kepada sesama komunitas dan manusia
kepada segenap alam lingkungan
kepada Ibu Bumi dan Bapa Langit
Dari teladan hidupmu
kami tahu etika adat budaya
Kalian para tokoh adat
pribadi terhormat dan bijaksana
Padamu kami andalkan nasib
agar terlindung dan hidup baik
Waktu berjalan dan zaman berubah
Sekolah mengajarkan ilmu pengetahuan
ternyata ada banyak adat budaya lain
Pasar memperkenalkan sistem yang baru
dari barter menuju pasar digital
Negara hadir dengan aturan dan hukum
Agama datang dengan nilai dan organisasi baru
Zaman menghadirkan aneka sarana modern
Dan
adat budaya ikut berubah
karena generasi bertambah banyak
tetapi sumber alam lingkungan terbatas
termasuk hak milik dan profesi ikut berkembang
Kami anak adat budaya kebingungan
menghadapi perubahan zaman modern
dengan peran para tokoh adat budaya
Ketika ada yang rakus dan buta
entah karena kalah hadapi zaman
entah karena terbatas pengetahuan
entah karena tak lagi berperan
entah sudah melupakan pangkat
entah sudah menjadi pebisnis dan politisi
entah apa pun alasan pribadi
Maka…
kami anak generasi adat budaya terus melangkah galau kebingungan
Ke mana merujuk identitas diri
Bagaimana soal alam lingkungan
Bagaimana hukum adat dan kearifan lokal
Jawablah kami anak generasimu
Ketika tokoh adat rakus dan gila harta
menjual tanah ulayat ke para pengusaha
Diam atas pembabatan ribuan hektar hutan
Membisu saat lahan dikorek pertambangan
Tak berdaya ketika pantai dan laut dipagari
Kebingunan di depan devoloper yang menggusur untuk perumahan dan pabrik
Pensiun dan takut untuk melakukan ritual adat budaya
Maka…
kami anak generasi semakin bingung
Apakah kami masih punya identitas adat budaya
Ke mana mesti berharap dan berlindung
Di mana sakralnya ritual dan kekuatan leluhur
Ke manakah kami berharap lagi?

