Mrk. 6: 1-6
“Seringkali kebencian, fitnah dan penolakan terhadap orang lain terjadi hanya, karena iri hati yang dibiarkan tumbuh subur di dalam hati dan pikiran kita terhadap mereka.”
Contoh kongkrit dari rasa iri hati yang menyebabkan penolakan dapat kita temukan dalam kisah Injil hari ini: “Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia (ayat 3).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
1) Akuilah kelebihan, keunggulan dan keberhasilan orang lain di sekitarmu;
2) Jadikan keberhasilan mereka sebagai pemicu motivasimu demi menggapai keberhasilanmu;
3) Padamkan dan hancurkan rasa iri dan cemburu di dalam hati dan pikiranmu.
Akhirnya ingatlah, bahwa kesuksesan itu bukan pertama-tama Anda mampu menyamai atau melebihi prestasi orang lain, melainkan kemampuanmu untuk mencapai sesuatu yang lebih dari apa yang Anda gapai kemarin dan di masa lampau. Intinya berjuanglah untuk memecahkan rekormu sendiri.
Monsignor RD Inno Ngutra

