Simply da Flores
…
1.
Aku ini asap…
Kepulanku putih
itu bukan karena seleraku
Wajahku coklat abu-abu
itu bukan permintaanku
Adaku bau tengik hitam pekat
itu bukan fakta salahku
Tanyakan saja pada bara dan nyala api
Mungkin ada yang menyulut nyala
di tungku dan tempat sampah
tikus, kecoa dan ulat melihatnya
Mungkin ada yang kobarkan bara
di lahan gambut dan padang kering
Ular, burung gagak dan elang
mungkin punya 1001 kisah cerita
Fakta adanya asap mengepul
pengalaman di dapur, di kota dan hutan rimba
tentang dedaunan hijau jadi abu
tentang hutan rimba jadi arang dan puing
Dibalut lara derita orang tak berdaya
lalu hujan air mata dan darah
mengalir membawa tanya ke mana-mana
Tak ada yang tahu jawabannya
Mungkin hanya bara dan nyala api
menitipnya pada arang hitam
2.
Kisah api di gunung-gunung
siang malam membara dan bernyala
muntahkan lahar debu bergelora
Ketika kobar amarah mengganas
bisa renggut ribuan korban nyawa
mampu hancurkan kampung, kota dan hutan rimba raya
Tak tahu siapa yang empunya
dan bisa kobarkan bara dan nyala itu
Ada tangan sahaja membawa api
membuat bara nyala dan asap
dalam tungku di pondok reot
demi menyambung hidup hari ini
Ada jemari terampil kobarkan api
di restoran, hotel dan istana
demi hidangan aneka rasa selera
Ada telapak jemari misterius
menyulut nyala di pabrik dan pemukiman kumuh
kobarkan bara di padang gersang
dan metropolitan
lalu terjadi kebakaran hebat
Namun sering disebut korsleting listrik
atau karena angin dan mentari
dan sirna bersama angin sepi
Api alam kobarkan lagu balada
aneka iptek dan sarana diam
Api selera dan kreasi insani
sering menari dalam malam kelam
Hanya angin yang mengerti arti
Hanya debu tanah yang merekam makna fakta
Karena asap, bara dan nyala
sering dibiarkan saling menyalahkan
Hingga waktu yang pasti menyatakan apa adanya
bersama debu tanah dan angin
3.
Ada kisah api di Sodom Gomora
ribuan manusia dan harta terbakar
Entah karena kejadian api alam
Entah karena ada yang menyulut nyala kekuasaan
Entah karena ada yang kobarkan selera birahi
Entah karena hukuman Sang Maha Api
Kisah fakta dan tanya misteri
mengapa bisa terjadi begitu
lalu diwariskan sejarah duka lara
Ada cerita api di lahan gambut
kobarkan asap bara dan nyala
tidak gampang dipadamkan petugas
Karena aneka macam alasan
mungkin petugasnya sedikit jumlah
mungkin keterbatasan sarana pemadam
mungkin medan kebakaran sulit akses
Dan
banyak kisah jadi abu debu
banyak cerita fakta jadi puing arang dan hilang bersama asap terbawa angin
Ajaibnya rekayasa misteri insani
4.
Ada bait bara dan nyala api
ditulis di medan pertempuran
dibacakan selongsong peluru dan puing
didengarkan darah korban dan pengungsi
disoraki para pemilik senjata
Asap, bara dan nyala api perang
terus ditulis dan dibacakan zaman
Ayat-ayat selera pemilik kuasa
ayat-ayat keserakahan segelintir orang
tetapi menelan korban jutaan nyawa tak berdaya
Entah kapan akan berakhir
perang jadi lahan bisnis
manusia dijadikan angka dan kata
Pekikan HAM terus dikobarkan
Entah untuk apa dan siapa
Sajak api di California
melahap padang gersang dan hutan rimba
menulis puing-puing kesombongan zaman
mencatat serpihan pongah keangkuhan
Lalu
dibacakan lantang oleh semesta
tentang kekerdilan nalar dan selera
tentang kebutaan nurani dan jiwa
tentang debu tanah harta birahi
agar bangunkan kesadaran hakiki manusia
Dan
beragam reaksi atas sajak api
parade gebyar ayat-ayat bara
seperti yang memenuhi sosial media
dengan kepentingan masing-masing
dari para pembuatan kontennya
juga dari para korban yang galau
Ayat-ayat Sajak Api
mungkin sedang mengingatkan manusia
Kakimu masih menapak debu tanah
Hidungmu masih tergantung udara
Nafasmu ada yang berkuasa
Makan minummu bukan uang emas dan perhiasan
tetapi dari alam dan lingkungan
Masih ada sesama saudara yang lara nestapa
Kekayaan dan kesombonganmu tidak bisa menghilangkan Sang Maha Penyelenggara
Kepuasan nafsu dan pesta pora
bisa berganti tangis duka lara
Ketika…
Sang Maha Api bersajak
dengan ayat-ayat bara nyala dan asap
dengan puisi amanatkan sabda alam semesta

