Red-Joss.com – Alkisah, tersebutlah di negeri Antah Berantah, hidup dua orang sahabat karib. Ente yang selebritas beken, dan Nyonge yang bersahaja. Apa pun yang diposting Ente langsung viral. Sebaliknya, Nyonge sepi status alias tidak pernah posting apa pun!
Ketika Ente menanyakan sebab Nyonge tidak pernah pasang status, jawaban Nyonge sederhana: “Nyonge sulit merangkai kata-kata indah. Sudah sering mencoba, tapi gagal melulu.”
Selalu begitu kilah Nyonge. Padahal Ente percaya, bahwa sebenarnya Nyonge mampu melakukan hal itu. Karena banyak ide inspiratif Nyonge yang diolahnya jadi konten menarik, dan viral.
“Itu rezekimu, Nyonge ikut senang mendengarnya.”
Sederhana, teramat sederhana pula pola pikir Nyonge. Padahal, Ente selalu memotivasi Nyonge agar berbagi di medsos mengikuti tuntutan zaman. Profesi apa pun, jika ditekuni dengan setia, komitmen, dan kesungguhan hati, hasilnya luar biasa.
“Nyonge bahagia dengan pekerjaan ini,” jawabnya tulus.
Ente tidak bertanya lagi. Ia menghargai dan menghormati pilihan Nyonge. Bahkan ia merasa salut sesalutnya dengan pilihan Nyonge yang aktif di yayasan panti asuhan.
“Sesungguhnya pelayanan di panti asuhan itu bukan pekerjaan, melainkan sikap hati. Dengan setia dan cinta agar pelayanan itu jadi bermakna,” jelas Nyonge. Bagi Nyonge, melayani sesama itu berarti mengabdi dengan hati.
Bersinergi Untuk Harmoni
Tiba-tiba Ente jadi malu sendiri dengan perilaku Nyonge yang tidak berubah. Tidak ingin menonjolkan diri, tapi bekerja dalam senyap dan makin rendah hati.
Ente jadi ingat, semasih kecil dulu, Nyonge pernah menolongnya saat ia terpeleset dan nyaris tenggelam di bekas galian proyek. Ente merasa berhutang budi pada Nyonge.
Kini kerendahan hati Nyonge membuat Ente sadar diri. Sesungguhnya hidup itu pilihan, dan masa depan itu kita yang menentukan dan memutuskan.
Saatnya Ente bersinergi dengan Nyonge. Ente ingin berbagi untuk menunjang kegiatan Nyonge. Berbagi untuk harmoni: mengasihi sesama.
,,,
Mas Redjo

