Simply da Flores
…
1.
Ada wangi dupa merayu
menggandeng langkah sukma mengembara
menuju pelataran syahdu malam Jumat kliwon
Awan pekat memeluk hening
rintik gerimis membelai samadhi
Pucuk-pucuk cemara menikam langit
ditemani 1001 aroma bunga
Ayat doa mantra didaraskan dalam diam
Sunyi… sepi… hening
Tetapi…
di sosial media ramai berseteru
para maling teriak maling
para korban korupsi menggugat keadilan
Perkelahian kata-kata dan angka melawan fakta pengalaman
2.
Jauh di dusun sudut negeri
lara derita diguyur hujan deras
Sejuta kisah nasib orang kecil
bungkam dalam lumpur dan mengalir pergi
Seribu rindu di kertas dan spanduk
terkulai dihempas badai tirani
sobek dan hancur dihanyutkan banjir dan longsor
Karena hutan terus digunduli
karena perut bumi terus dikoyak
Kerakusan angka merobek harkat martabat
Keadilan cuma kata dijogetin saja
inikah cita-cita Proklamasi bangsa
3.
Nafas malam kelam tersengal
Anjing melolong di kampung lengang
mencari tuannya yang hilang
bertanya pada bulan sabit dan kerlip bintang
Ribuan rakyat terdiam bisu
cerita lara nestapa tak berdaya
“kapan kami trampil korupsi dan terbahak dalam pesta pora harta”
Malam Jumat Kliwon getir senyap
karena yang bersemadhi pun takut ditangkap
Entah sebagai tokoh pemberontak
Entah dituduh anggota kelompok radikal
Entah ritual sakral dicap sebagai aksi makar
4.
Di gedung mewah dan hotel berbintang
setiap saat bisa ada pesta pora
perayaan para koruptor bersama politisi busuk dan pejabat tamak
Sambil terbahak dilafalkan mantra Pancagila
“Keuangan yang maha esa
Kenikmatan yang bathil dan biadab
Persaudaran para pemilik harta dan selera
Kejahatan yang dipimpin oleh kuasa dan senjata dalam kongkalingkong angka pembagian
Kepuasan dan kebanggaan bagi semua yang terlibat”
Dunia seperti panggung sandiwara
5.
Di pelataran malam Jumat Kliwon
ramai tikus-tikus berdasi bernyanyi
“Hubungi aku kalau ingin menang
Jika anda kalah sogoklah aku
Kasih uang habis perkara”
Hukum tumpul kepada yang berkuasa
tetapi tajam untuk yang miskin dan lemah
Langit semakin pekat diguyur kebingungan
petir kilat gemuruh menggelegar
Adakah pengadilan alam sedang berlangsung
Mungkinkah Ibu Bumi melihat debu kemenyan dan sesajian
Adakah Bapa Langit mendengar aroma dupa doa
Kapankah datang Sang Ratu Adil
untuk wong cilik di negeri ini

