Mark 1: 21-28
“Kehidupan selalu menghadapkan kita pada dua pilihan, memilih yang baik atau bersekongkol dengan yang jahat, tetap jujur atau berbohong demi sebuah tujuan pribadi, tetap bertahan atau haruskah pergi, ketika berada dalam suatu situasi yang tidak menyenangkan. Di atas segalanya, ingat bahwa Anda diciptakan secitra dengan Allah yang Maha Baik dan Sumber segala cinta.”
Berbanding terbalik dengan kisah kebakaran hutan dan kota Los Anggeles, di mana terjadi persekongkolan para hadirin untuk mentertawakan dan menghina Allah.
Pagi ini Yesus menunjukkan kepada kita komitmen untuk melawan dan menghardik roh jahat. Dikisahkan: “Tapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, ke luarlah daripadanya!” (ayat 25)
Pelajaran penting bagi kita adalah:
- 1) Dalam keadaan apa pun, ingatlah, bahwa Anda adalah orang baik yang secitra dengan Allah, Penciptamu;
- 2) Dengan tegas, tolaklah setiap rencana dan tindakan jahat yang mau melibatkanmu;
- 3) Tetaplah berdiri kokoh kuat dalam memperjuangkan dan mempertahankan kebaikan, kebenaran, keadilan, dan kejujuran, sekalipun dunia tidak berpihak padamu.
Akhirnya lebih baik terhina, karena kebaikan daripada dipuji dan disanjung-sanjung, tapi bersekongkol dengan kejahatan.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

