Mark 1: 14-20
“Sedangkan waktu berdosa saja Tuhan tetap memberkati kita, apalagi di saat hidup kita jadi suci dan tak bernoda. Yakinlah, bahwa pertobatanmu membuka pintu-pintu berkat dan hidup sucimu jadi berkat bagi sesamamu.”
Betapa besarnya cinta Yesus kepada kita, sehingga Ia menyerukan pentingnya pertobatan sebagai syarat menerima berkat Tuhan. Kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” (ayat 15).
Pelajaran penting bagi kita adalah:
- 1) Memperbaiki relasi dengan Tuhan: Tetaplah yakin, bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkanmu maka serahkan semua kecemasan dan ketakutan serta rencana-rencanamu kepada-Nya;
- 2) Mengampuni sesama yang bersalah dan melukaimu: Kunci untuk melepaskan diri dari dendam dan demi pemulihan luka di hati adalah, ketika kita rela mengampuni sesama sebesar dan seberat apa pun luka yang sesama torehkan di hati kita;
- 3) Membangun pertobatan diri dari salah dan dosa pribadi: Setiap orang harus membuat keputusan untuk bertobat demi keselamatannya. Selamat atau tidak adalah keputusan pribadi setiap orang.
Akhirnya ingatlah, bahwa tahun Jubileum adalah tahun rahmat Tuhan. Mari kita songsong dan menjalaninya dengan kesucian hati dan pikiran kita.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

