Jika kau mau cepat maju, berusaha dan berjuanglah. Tidak terus-menerus bergantung pada orang lain.
Jika kau mau cepat jadi paham, belajarlah. Tidak hanya bertanya melulu.
Jika kau mau dihargai, hormatilah orang lain. Tidak merasa diri paling benar.
Kadang seseorang itu merepotkan dan membuat kita jadi tidak nyaman, karena malas berusaha, tidak kreatif, atau merasa diri paling hebat.
Karena malas, maka suka meminta-minta. Karena tidak kreatif, mudah bertanya untuk hal-hal yang sebenarnya tidak penting untuk ditanyakan. Merasa diri paling benar, sehingga menempatkan yang lain pada posisi yang salah dan tidak baik.
Tidak berhenti di situ! Jika sudah bercerita, nerocos dan tidak bisa ngerem. Padahal ceritanya itu membosankan, karena selalu diulang-ulang.
Alangkah bijak, jika kita peka, peduli, dan ‘tanggap sasmita’ untuk belajar memahami orang lain. Dengan saling menghargai dan menghormati, pertemanan atau persaudaraan itu makin indah serta bermakna.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

