“Men sana in corpore sano,” yang artinya “jiwa yang sehat dalam tubuh yang sehat,” mengungkap keyakinan, bahwa sehat pikiran dan raga memiliki hubungan yang erat.
Pertama kali istilah itu kudengar pada tahun 1967, dikatakan oleh Guru olahraga, B. Paikun, bahwa “Sehat raga itu bukan satu-satunya tujuan berolahraga, melainkab juga sehat jiwa dan pikiran”. Mind-body wellness!
Selain ‘pertama’ dalam tahun, Jumat hari ini mempunyai keistimewaan, yakni devosi kepada Hati Kudus Yesus, Penebus yang merelakan Hati-Nya ditembus tombak, dan mengalir Darah dan Air, pada hari ini, 3 Januari, secara internasional diperingati sebagai “Hari Kesehatan Pikiran dan Tubuh,” dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ‘keseimbangan antara pikiran, emosi dan fisik yang sehat.
Menjadi sehat itu bukan hanya tubuh, mekainkan jiwa dan pikiran. Maka:
(1) Rawatlah pikiran sebaik merawat tubuh. Pikiran juga butuh makan-minum sehat dan vitamin.
(2) Jiwa butuh dipelihara terus menerus. Devosi Hati Kudus adalah salah satu gerbang sehat jiwa yang pasti.
(3) Sadar, bahwa kesehatan adalah sebuah perjalanan hidup yang harus terus dirawat.
Salam sehat berlimpah berkat.
…
Jlitheng

