Red-Joss.com – Siapa bilang, membangun kebersamaan dalam keluarga itu sulit?
Sesungguhnya, kesulitan itu datangnya dari diri sendiri. Ketika kita menyerah dan mengaku kalah sebelum bertanding.
Sesungguhnya, tantangan yang terberat itu, ketika kita tidak berani untuk memulai, berubah, dan jadi makin lebih baik.
Sesungguhnya, di dunia ini tidak ada hal yang sulit atau rumit, jika kita berani mengurainya dengan cinta. Karena, apa pun yang dilakukan dengan cinta, dijamin hasilnya luar biasa.
Membangun kebersamaan dalam keluarga, hal itu yang sering kita upayakan, ketika anak-anak makin besar dan mempunyai kesibukan sendiri.
Terlamat? Oo, tidak ada kata terlambat! Jika semua hal itu diniati, diperjuangkan terus menerus tanpa kenal lelah dan dengan semangat doa. Resepnya juga sangat sederhana. Terdiri dari 1 kata, 5 huruf: cinta.
Hati yang mencinta. Dengan mencintai keluarga, kita dicintai oleh mereka.
Cinta Sebagai Fondasi
Kebersamaan dalam keluarga itu sesungguhnya dibangun atas dasar cinta, dan dimulai sejak dini. Resepnya adalah, luangkan waktu kita semaksimal mungkin untuk keluarga.
Dengan membiasakan diri, kita meluangkan waktu untuk mendampingi tumbuh kembang anak. Karena sesungguhnya pendampingan itu sumber kebahagiaan kita sebagai orangtua.
Dengan mendulukan kepentingan keluarga, kita tidak mempunyai alasan untuk berkata sibuk atau tidak ada waktu untuk keluarga.
Sebaliknya, kita sadar diri, ketika anak telah dewasa dan mempunyai kesibukan sendiri, hal itu tidak harus disesali, tapi diperbaiki untuk berubah jadi makin lebih baik.
Jangan bilang sulit, karena rasa berjauhan itu. Karakter mereka juga sulit berubah, karena keegoisan telah mengakar, dan seterusnya.
Langkah bijak untuk mengatasi semua itu adalah kita sebagai orangtua berani untuk mulai berubah sendiri. Kita mendekati mereka dan memeluknya dengan cinta.
Kita memulai semua itu dari hal-hal yang sederhana. Misalnya, minta kesediaan anak untuk ngobrol, makan, atau beribadah bersama-sama.
Sabar, mengalah, memahami kesibukan anak, dan dibawa dalam doa adalah modal kita jadi pribadi yang rendah hati.
Faktor utama dan penting yang lain adalah, saat berkumpul itu kita tidak sibuk dengan bermain hp sendiri. Jika perlu hp itu dimatikan, ditaruh di tempat yang aman, atau ditinggal di rumah.
Kualitas sukses dalam membangun kebersamaan kita dengan anak adalah kebahagiaan keluarga.
Selamat, sukses, dan bahagia!
…
Mas Redjo

