oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
"Saya sering minum
berlebihan dari cawan
kristal itu, saya berjanji
tidak akan minum lagi.”
(Sultan Amurath)
Di dalam hidup manusia yang sangat singkat ini, ternyata tidak sedikit orang yang memiliki hobi unik ialah gemar untuk mengoleksi barang-barang mahal, bernilai, dan berharga tinggi. Antara lain, hobi untuk mengoleksi cawan kristal nan indah.
Di antara banyak orang itu, satu di antaranya ialah seorang Sultan asal Turki, yang bernama Amurath.
Cawan yang Terpecah
Mari ikuti saksama sebuah kisah tentang hobi yang unik dan nyeleneh ini!
Naas, suatu hari, Sultan Amurath jatuh sakit sebagai akibat beliau berlebihan meminum minuman beralkohol dari berbagai produk.
Lalu diperintahkannya kepada para pengawalnya untuk mengumpulkan semua cawan kristal nan indah yang pernah dikoleksikannya dari seluruh dunia itu untuk segera dipecahkan.
Ketika ditanya, mengapa dan apa alasannya, maka dikatakannya, “Saya sering minum berlebihan dari cawan-cawan kristal indah ini, karena itu, saya jatuh sakit. Kini, saya berjanji untuk tidak akan minum minuman beralkohol lagi selama hidup saya. Karena khawatir akan tergoda lagi, saya memerintahkan pada kalian untuk menghancurkan semuanya.”
(Dari Berbagai Sumber)
Apa kesan dan pandangan atau pendapat Anda terhadap kisah dari perintah aneh Sultan Amurath itu?
Cawan Narwastu Hidup
Bisa jadi, Anda dan saya adalah si Amurath baru di zaman bergengsi dan hedonis ini, yang juga sangat gemar berkubang di dalam genangan lumpur kenikmatan hidup duniawi, bukan?
Antara: Harta dan Takhta
Kita tak terkecuali sebagai makhluk manusia yang juga sangat mudah terseret arus deras zaman untuk gemar mengumpulkan harta duniawi.
Kita tidak jarang untuk turut berlomba, bahkan bertekad hidup mati untuk meraih, meraup, dan mengoleksi berbagai hiasan hidup, berupa segunung gengsi, sekereta panjang harta, dan setinggi gunung takhta demi sebuah ketenaran hidup di atas ceper bumi maya ini.
Aneka Merk Minuman Kehidupan
Lalu apa saja merk minuman kehidupan yang ternikmat bagi Anda?
Di sisi lain, sang arifin mengajarkan kita, bahwa untuk meraih takhta kebijaksanaan hidup, kita harus berani, rela, dan ikhlas memecahkan semua ‘cawan narwastu’ yang berisi cairan kenikmatan hidup duniawi itu.
Tentu saja, setiap orang sadar, bahwa siapakah sejatinya diri ini. Dia tentu juga tahu, kelemahan utama yang bercokol mesra di dalam diri personalnya.
Refleksi Kritis Otokritik
- Apakah saya seorang yang gila harta, pangkat, dan takhta?
- Apakah saya juga pribadi yang suka bermain kuasa dan bertindak sesuka saya terhadap sesama?
Jika semua itu sebagai sebuah kenyataan, maka berhentilah sejenak, terpekur, koreksi, sadarilah, dan katakan Amen, atas segalanya itu!
“Bukankah, orang-orang terbaik di bumi maya ini adalah mereka yang telah dengan berani memecahkan aneka cawan kristal indah di dalam diri mereka?”
Akhirnya… “Bukankah Anda adalah salah seorang di antara mereka?”
Kediri, 27 Desember 2024

