Aku tidak mau ribet. Aku ingin hidup dengan hal-hal yang bisa aku ‘ukur’ dan yang bisa aku jalani.
Aku tidak mau membingungkan orang lain. Aku ingin orang lain bisa melihat apa adanya. Yang baik untuk dikatakan baik, sedang yang tidak baik, dikatakan tidak baik. Jangan ada yang segan untuk mengatakannya dengan jujur.
Aku juga tidak mau membuat orang lain jadi marah. Jika ada suatu hal yang kurang pantas atau tidak baik, silakan dikatakan, diungkapkan, dan dikoreksi. Aku tahu, semua orang itu ingin berbuat baik, begitu pula aku.
Aku merasakan hidup yang sederhana itu membuat hidup jadi lebih tenang. Sebab semuanya bisa dilewati dengan satu jalan saja, yaitu “jalan pengosongan diri.” Karena hal itu juga yang diajarkan oleh Yesus, Tuhanku.
Hidup sederhana itu semua aku ukur dari apa yang saya punyai dan dari apa yang diajarkan oleh kedua orangtuaku.
“Terimalah yang dikaruniakan Tuhan kepadamu. Jangan lupa untuk bersyukur dan berbagi dari yang kamu punyai. Bilang cukup, jika sudah cukup.”
Rm. Petrus Santoso SCJ

