Luk. 1: 39-45
“Bunda Maria memang bukan Tuhan, melainkan yang pasti, bahwa ia adalah Bunda Tuhan yang diakui oleh Elisabet ketika dikunjungi oleh Maria, bahwa anak yang dikandungnya adalah Tuhan.”
Bukti kuat dari Kitab Suci tentang ke-Tuhan-an Yesus dan keistimewaan Bunda Maria sebagai wanita yang terpilih dan terberkati tercatat dalam kutipan berikut ini: “Lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai Ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (ayat 42-43)
Karena itu, inilah yang harus Anda lakukan, yakni:
1) Mengakui Yesus sebagai Tuhan dan menjadikan Maria sebagai Bunda rohanimu karena memang itulah yang dikehendaki oleh Yesus;
2) Menghormati dan menjunjung tinggi Maria sebagai wanita terpilih dan terberkati, karena peranannya dalam sejarah keselamatan yang tak tergantikan. Inilah kehendak dan keputusan Allah yang memilih Maria sebagai Bunda putra-Nya;
3) Menghormati orang pilihan Tuhan adalah kewajiban dan ungkapan iman kita.
Akhirnya ingatlah, bahwa Bunda Maria memang bukan Tuhan dan Juru Selamat, tapi menjadikannya sebagai Bunda rohani dan teladan iman adalah jalan terindah jadi seorang murid Tuhan.
Monsignor RD Inno Ngutra

