Pertama-tama, kita sungguh berterima kasih kepada Roh Kudus yang menuntun hidup kita setiap hari.
Lihat! Yesus berkata, “The Holy Spirit will teach you at that time what you have to say.”
Indah sekali! Hidup kita selalu terkoneksi dengan Roh Kudus.
Bagaimana pengalaman akan Roh Kudus terjadi dalam kehidupan kita?
Pertama: Lewat Sakramen-sakramen yang kita terima, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Kedua: Dengan karunia-karunia yang diberikan, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Ketiga: Ditambah lagi dengan pengalaman pribadi kita, Roh Kudus hadir dalam kehidupan kita.
Saya percaya, siapa saja yang mengalami kehadiran Roh Kudus, sikap yang harus dimiliki adalah keberaniannya untuk bersaksi.
Jika kita sudah menerima Roh Kudus, tapi kita diam saja, lalu untuk apa?
Roh Kudus harus menggerakkan hidup kita.
- Jika harus berbicara, bicaralah.
- Jika harus mendoakan, doakanlah.
- Jika harus mewartakan, wartakanlah.
- Jika harus diutus, pergilah.
Rasakan, bagaimana Roh Kudus bekerja dalam kehidupan kita.
Sudah ada banyak karunia yang diberikan, tapi sumbernya satu, yaitu dari Roh Kudus.
Sekali lagi, terima kasih kepada Roh Kudus yang menuntun hidup kita setiap hari.
Tuhan memberkati.
Rm. Petrus Santoso SCJ

