Pencarian yang lama dan sekarang jadi penemuan yang luar biasa. Bukan sebuah prestasi, melainkan suatu pematangan dari proses kesadaran diri. Sumbernya itu dari Kitab Suci, membaca tulisan-tulisan guru rohani, berjumpa dengan pribadi-pribadi, dan refleksi dari diri sendiri. Takut akan Tuhan adalah prinsip yang dipilih dan dijadikan sebagai pondasi dari bangunan rohani.
Awalnya adalah penuh dengan tanya, tidak mudah dimengerti, dan tidak tahu caranya. Tapi Roh Kudus yang menuntun, ditekuni dalam doa, dan diinspirasi oleh Kitab Suci. Berproses dengan pasti, buahnya adalah jawaban, pengertian dan jalan yang disiapkan untuk mencapainya. Secara rohani disebut sebagai Penyelenggaraan Ilahi.
Semua orang bisa berpegang pada prinsip ini, tapi harus diuji. Sebab, sikap ini mengandaikan orang yang bersangkutan itu sudah matang dan dewasa dengan panggilan kemuridannya. Tandanya adalah dia bangga sebagai murid Tuhan dan dia tahu tidak pernah ditinggalkan Tuhan.
Sikap takut akan Tuhan itu memberikan jaminan pada kesetiaan iman. Karena pribadi yang taat dan setia, dialah sebagai pemenang di hadapan Tuhan.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

