“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti” (Yes 48: 18).
…
Sejatinya, apa yang dicari manusia dalam kehidupannya itu selain kebahagiaan?
Seringkali manusia berusaha mendefinisikan kebahagiaan itu dengan kemampuan menikmati hal-hal yang bersifat fisik, yang nyata dapat dirasakan dan dibanggakan. Namun, seperti minum air laut, makin diminum tubuh ini kian kehausan. Demikian pula kenikmatan duniawi yang tidak pernah habisnya dan makin membuat manusia merasakan kekosongan yang terus ingin diisi tanpa akhir. Manusia akan terus mencari dan berusaha mendapatkan hingga akhir hidupnya.
Sabda Tuhan menawarkan kebahagiaan sejati yang tiada berakhir dengan jalan menaati perintah-perintah-Nya. Untuk jadi taat itu tentunya tidak mudah, apalagi hidup di zaman yang makin mendewakan kemampuan individu, kebebasan berpikir, dan bertindak.
Oleh karena itu, mari kita mohon rahmat kerendahan hati untuk dapat taat dan setia menjalankan perintah-Nya, agar kita berbahagia dengan sukacita yang tidak seperti dunia tawarkan. Tapi kita senantiasa merasakan damai sejahtera. Percayalah, rahmat Tuhan selalu cukup bagi kita.
…
Sr. M. Paulina, P. Karm
Jumat, 13 Desember 2024
Pw St. Lusia, Perawan dan Martir
Yes 48: 17-19 Mzm 1: 1-4.6 Mat 11: 16-19
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

