“Demikian juga Bapamu yang di Surga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang” (Mat 18: 14).
…
Allah adalah Kasih dan kasih-Nya yang tidak terbatas terungkap dalam kerahiman-Nya. Yesus mengumpamakan kasih kerahiman Bapa dengan gambaran seorang gembala yang mencari seekor dombanya yang tersesat. Ia mencari jiwa yang hilang itu bukan karena untuk mempertahankan kuantitasnya, melainkan karena jiwa itu berharga dan perlu diselamatkan-Nya. Dia tidak ingin satu jiwa pun hilang dari kasih-Nya.
Pada Masa Adven ini kita juga diajak untuk bersama-sama menanti kedatangan Tuhan. Berjaga-jaga dalam sikap pertobatan, kembali kepada pangkuan Bapa yang selalu mencari dan memanggil kita untuk kembali kepada-Nya. Mungkin, kita berkata, “Ah, aku tidak berdosa; aku tidak melakukan dosa besar; aku baik-baik saja; tidak ada dosa yang kubuat; …”
Jika kita berpikir demikian, kita sudah menjadi domba yang tersesat, yang lari dari kasih kerahiman Allah. Diperlukan kerendahan hati dan kepercayaan yang besar akan Bapa yang penuh kasih kerahiman. Untuk kembali kepada-Nya.
…
Sr. M. Martha, P. Karm
Selasa, 10 Desember 2024
Hari Biasa Pekan II Adven
Yes 40: 1-11 Mzm 96: 1-3.10-13 Mat 18: 12-14
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

