Bagian 138
Paskah adalah waktu yang sangat penting dalam kalender liturgi, untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus. Dimulai dengan Malam Paskah pada Sabtu malam dan berlangsung selama lima puluh hari, yang berpuncak pada Pentakosta. Katekismus menekankan pentingnya kebangkitan sebagai dasar iman Kristen.
Dalam konteks Malam Paskah, KGK menyatakan, bahwa perayaan ini adalah “perayaan terbesar dari semua perayaan” dan ditandai dengan beberapa elemen kunci, termasuk Ibadat Cahaya, Liturgi Sabda, Liturgi Pembaptisan, dan Liturgi Ekaristi (KGK 1171). Malam hari menandai transisi dari kegelapan dosa dan kematian ke dalam terang kebangkitan Kristus.
Kebangkitan adalah pusat dari kepercayaan Kristen, seperti yang diartikulasikan dalam Katekismus. Katekismus tersebut menyatakan, bahwa “kebangkitan Yesus adalah kebenaran puncak dari iman kita kepada Kristus” (KGK 638). Peristiwa ini bukan hanya sebuah fakta sejarah, tapi juga sebuah landasan teologis yang meyakinkan orang-orang percaya akan kebangkitan mereka sendiri dan kehidupan kekal.
Selain itu, Paskah adalah waktu untuk pembaharuan dan refleksi tentang implikasi kebangkitan bagi kehidupan Kristen. Katekismus mencatat, bahwa kebangkitan “menggenapi janji-janji yang dengan Allah mempersiapkan umat Israel” dan “juga menggenapi janji-janji yang diberikan kepada para Bapa leluhur” (KGK 652).
Untuk bacaan lebih lanjut, silakan merujuk pada paragraf 1168-1172 dan 638-652 dalam Katekismus Gereja Katolik.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

