Simply da Flores
Berkelana Menyusuri Jejak-jejak
1.
Pada mulanya adalah udara
Udara menari-nari berkreasi
menjelma dalam berbagai gaya dan wujud
lahirkan berbagai bentuk mengisi alam semesta
2.
Udara terus bersuara bisik-bisik hingga menggelegar melebihi petir dan gemuruh
Begitu mempesona sekaligus menggetarkan
tak pernah berhenti dan usai
Lalu sering disebut sabda alam
dan maklumat jagat raya
Entah ada yang terpesona mendengarkan
Entah ada yang gentar tunduk bersujud
3.
Untuk sejarah kehadiran manusia
sudah banyak kisah ajaib dan cerita misteri
Udara itu menjelma dalam darah dan menjadi daging
Udara itu membentuk gumpalan tanah
lalu merubah wujud menjadi lelaki dan perempuan
Udara itu memberi kehidupan dalam raga yang terbentuk dari tanah, kayu, batu, air, api dan logam
4.
Udara menjadi sabda penuh kreasi
Darah menjadi raga yang berinkarnasi
Manusia mengukir sejarah kehidupan
Ada jiwa dan raganya
Ada jasmani dan rohaninya
Ada aneka dimensi pribadinya
Ada sosialis dan keunikan individunya
Ada suka duka, lahir hidup dan mati
Manusia terus ada dan terjadi
dalam batas ruang dan bentangan waktu
5.
Manusia telah mengukir sejarah panjang
dalam bentangan waktu dan batas ruang
Pengalaman menjadi guru kehidupan merajut tanya abadi dan menenun jawaban hakiki
Aku dari mana dan mau ke mana
Aku ini siapa dan untuk apa
Aku tak pernah minta terlahir ke dunia
Aku disini dan di mana-mana
Mengapa aku ada dan terlahir?
6.
Pengalaman keterpaksaan dan keharusan manusia
Adalah kekuatan dan sekaligus kelemahan
Pikiran manusia adalah keistimewaan sekaligus kekonyolan
Manusia ingin mengetahui dan mengerti semua hal
tetapi
kemampuan pikiran terbatas dan waktu hidup singkat
Manusia ingin menjadi segalanya
tetapi nyatanya hanya bisa beberapa hal
Manusia ingin menjelajahi seluruh alam raya
tetapi hanya mampu pada ruang dan waktu terbatas
7.
Manusia mau meraih semua harapan dan damba
tetapi faktanya tidak semua mampu terpenuhi
Manusia bisa ke mana-mana
tetapi dalam tempat dan waktu yang sama tak mampu
Dan
semua manusia sama karena udara
sekaligus unik tak tergantikan karena pikiran, darah dan daging
Keanekaragaman manusia
adalah miniatur keanekaragaman alam jagat raya
8.
Manusia semakin canggih dalam sejarahnya
dan semakin kaya dalam peradabannya
dengan menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi
Semakin manusia menguasai aneka iptek
semakin manusia menyadari bahwa sangat banyak hal tidak mampu dipahami tuntas
Dan
manusia tetap tergantung pada alam semesta
Manusia cuma bagian kecil dari isi alam jagat raya
9.
Bahasa manusia secara kelompok
atau jika digabungkan semua bahasa
Ternyata cuma alat maksimal usaha insani merumuskan pengalamannya
Pengalaman lebih luas dari bahasa
Pribadi manusia lebih luas dari pengalaman
Sesama dan alam lingkungan jauh lebih kaya lagi
Apalagi
seluruh isi alam jagat raya ini
10.
Maka,
ada berbagai bentuk bahasa, organisasi dan cara
diciptakan manusia demi menjawab dan memahami pengalamannya
Entah dalam ilmu pegetahuan dan teknologi
Entah dalam tradisi adat budaya
Entah dalam kepercayaan dan agama
Manusia menghibur diri dengan kata “ajaib dan misteri”
Misteri eksistensi diri manusia
Misteri alam lingkungan yang dikenal
Misteri jagat raya semesta
Misteri Sang Maha Ada dan Maha Tiada
Manusia terus berziarah dalam misteri dinamika pengalamannya
Indah mempesona sekaligus membingungkan dan menggentarkan
…

