Mat. 15: 29-37
Ketika datang ke Indonesia, Paus Fransiskus bertanya: “Apakah, ketika engkau memberi sesuatu kepada orang miskin, engkau rela menyentuh tangan mereka?” Itulah sentuhan kemanusiaan. Bagi Paus, sentuhan kemanusiaan lebih penting dari semua harta dan uang yang kita miliki.”
Keprihatinan dan tindakan nyata Yesus kepada orang miskin terekam dalam Injil hari ini: “Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan” (ayat 32 )
Karena itu, sadarlah akan beberapa hal sebagai berikut:
1) Setiap kali engkau bertemu orang miskin, lapar dan menderita, janganlah berprasangka buruk atau bertanya mengapa, tapi segeralah menolong mereka;
2) Keberadaan orang miskin, lapar dan menderita pasti disebabkan oleh berbagai faktor, namun abaikan semuanya itu, karena sesungguhnya mereka ada agar Anda melatih diri, mengetuk hati dan meringankan tangan untuk memberi dan berbagi;
3) Temukan Yesus dalam wajah-wajah yang miskin, lapar dan menderita, maka engkau tak pernah berhenti menolong dan berbagi kepada mereka.
Akhirnya jangan biarkan orang miskin, lapar dan menderita itu berlalu dari pandanganmu hari ini tanpa merasa diberkati olehmu.
…
Monsignor RD Inno Ngutra

