“Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, … oleh karena nama-Ku” (Luk 21: 12).
…
Yesus memberikan peringatan sekaligus penghiburan kepada para pengikut-Nya. Dia menggambarkan penderitaan yang bakal mereka hadapi oleh karena iman, yakni penangkapan, penganiayaan, dan pengadilan. Namun, di tengah penderitaan ini, Yesus memberikan janji yang menghibur dan menguatkan.
- Pertama: Yesus menjanjikan, bahwa penderitaan akan jadi kesempatan untuk bersaksi. Ini mengubah tantangan menjadi peluang untuk membagikan kasih Kristus kepada orang lain.
- Kedua: Dia berjanji akan memberikan hikmat untuk berbicara melalui Roh Kudus, sehingga mereka tidak perlu cemas menghadapi pertanyaan sulit atau tuduhan.
- Ketiga: Yesus meyakinkan akan melindungi mereka. Meskipun mereka mungkin menghadapi penolakan, bahkan dari keluarga dan teman-teman. Dia berjanji, bahwa tidak sehelai rambut pun dari kepala mereka akan hilang tanpa seizin-Nya.
- Terakhir: Yesus mengingatkan pentingnya ketekunan. Janji-janji ini tidak menjamin kehidupan yang mudah, melainkan peneguhan akan kehadiran dan dukungan Tuhan dalam setiap ujian hidup yang akan mereka hadapi. Iman yang teguh, diperkuat oleh janji-janji tersebut, akan membawa pada kemenangan akhir dalam Kristus.
Fr. Thomas, CSE
Rabu, 27 November 2024
Why 15: 1-4 Mzm 98: 1-3.7-9 Luk 21: 12-19
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

