Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu” (Luk 21: 3)
Dalam kehidupan kita, biasanya kita mau memberikan yang terbaik kepada orang yang kita cintai, baik pada orangtua, pacar, ataupun teman/sahabat.
Injil Lukas menceritakan seorang janda miskin yang memberikan persembahan dua peser, tapi dengan hati yang tulus dan penuh pengorbanan. Kebanyakan orang memberikan persembahan dari kelimpahannya, tapi janda yang miskin ini telah memberi dari kekurangannya, bahkan seluruh nafkah yang dimilikinya.
Apakah memberikan persembahan dari kelimpahan itu salah? Tidak. Namun, melalui tindakan janda yang miskin ini, Yesus mau menunjukkan kepada kita, betapa tingginya nilai dari tindakan janda ini. Bukan karena besarnya jumlah persembahannya, melainkan karena ketulusan hati dan pengorbanannya yang besar. Bukan karena materinya yang besar, melainkan karena besarnya cinta dan ketergantungannya kepada Tuhan yang patut kita teladani, sebagaimana dikatakan dalam Kitab Ayub 1: 21 bahwa “Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!”
Ya Tuhan, ajarlah aku untuk mencintai Engkau tanpa syarat.
…
Fr. Redemptus Maria, CSE
Senin, 25 November 2024
Why 14: 1-5 Mzm 24: 1-6 Luk 21: 1-4
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

