Catatan kecil menjelang Bulan Keluarga.
Hidup sederhana masih dianggap remeh. Sebagian orang berpikir, bahwa sederhana itu identik untuk mereka yang tidak memiliki ambisi besar atau enggan mengejar kesuksesan.
Padahal, dalam pola hidup sederhana itu tersembunyi kekuatan yang bisa membuka banyak pintu rezeki. Sederhana itu bukan menyerah pada keadaan, melainkan sebuah cara untuk lebih fokus, tenang, dan dekat dengan terang Ilahi.
Di era yang makin sibuk dan materialis, cara sederhana jadi langkah perubahan yang membawa dampak luar biasa dan langgeng.
Sikap sederhana itu membantu kita melihat inti dari sesuatu. Alih-alih terjebak dalam gemuruh duniawi, kita belajar menghargai apa yang benar-benar penting. Dengan sederhana hati jadi lebih lapang, pikiran lebih jernih, dan energi lebih terarah untuk menciptakan peluang baru.
“Terima kasih, Pakde sudah mengajak kami menata hidup baru dengan ke luar dari zona nyaman bisnis lama dan menjalani tata baru, dengan keyakinan baru.” Uang pensiun yang kami berikan fokus untuk menutup COP dan tambah modal warung gudegnya. Dia memang sederhana, tapi sembada.
Salam sederhana.
…
Jlitheng

