Sadar dan Bertobatlah Sebelum Orang Lain Menangisimu

Luk 19: 41-44
“Kadang kita terlena untuk menikmati dosa dan kesalahan sampai pada keadaan, di mana orang lain hanya bisa merasa iba terhadap yang kita alami, karena kita tidak mau berubah dan bertobat.”

Ketika melihat kota Yerusalem, Yesus menangisinya. Ia mengetahui nasib buruk yang bakal dialami penduduknya tidak mau bertobat. Kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya, jika pada hari ini juga engkau mengerti yang perlu untuk damai sejahteramu! Tapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu” (ayat 42).

Karena itu inilah yang harus Anda lakukan:

1) Jangan terlena dengan kejahatan, ketidakadilan, dan dosa yang kita perbuat, karena akan ada saatnya di mana semuanya itu akan menyengsarakan kita;

2) Segera bertobat, bila kesempatan untuk itu mendatangimu;

3) Berubah dan berbuat baik adalah buah-buah dari pertobatan.

Jangan membiarkan dirimu ditangisi oleh orang lain, karena saat itu mungkin mereka tidak bisa berbuat sesuatu untuk membantumu lagi.

Monsignor RD Inno Ngutra