“Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya. Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya. Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan” (Mzm 149: 3-4).
…
Bagi banyak umat beriman, Maria memiliki tempat yang istimewa. Maria dipilih secara khusus untuk jadi bunda Yesus Kristus, Sang Juru Selamat manusia. Akan tetapi, hal ini tidak membuat Maria jadi sombong dan berbangga-bangga.
Kitab Suci menggambarkan Maria sebagai pribadi yang penuh iman dan rendah hati. Ia menyadari, bahwa perannya sebagai Bunda Penebus adalah rahmat Allah semata-mata. Oleh karena itu, Maria memuji Allah, karena perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah dalam hidup-Nya dan bersyukur akan karya keselamatan Allah bagi umat-Nya:
“Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira, karena Allah, Juru Selamatku. Sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatanperbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus” (Luk 1:!46-49).
Marilah kita meneladani Bunda Maria yang penuh iman, rendah hati, dan pujian kepada Allah serta memohon doa-doa dan perlindungannya.
…
Sr. M. Serafine, P. Karm
Kamis, 21 November 2024
Pw St. Perawan Maria Dipersembahkan Kepada Allah
Why 5: 1-10 Mzm 149: 1-6.9 Luk 19: 41-44
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

