Luk. 14: 15-24
“Scoth Hahn, penulis buku best seller: ‘Rome Sweet Home’ menggambarkan dengan tepat tentang Ekaristi atau Misa Kudus sebagai Perjamuan Surgawi yang diadakan di dunia, dan hanya bisa ditemukan di dalam Gereja Katolik ketika misa kudus dirayakan.”
Meskipun demikian, dalam kenyataannya banya orang tidak mau membiasakan lidahnya mengecap menu utama surgawi: Tubuh dan Darah Kristus, ketika perayaan Ekaristi dirayakan terutama pada hari Minggu. Selalu saja ada alasan untuk menolak hadir seperti yang digambarkan dalam Injil hari ini. Ada yang beralasan pergi ke ladang, menjaga ternak dan yang lain lagi menikmati bulan madunya. Beragam alasan kita kemukakan.
Saatnya kita bertanya pada diri sendiri: “Apakah kita masih memiliki kerinduan seperti seorang tamu dalam kisah Injil hari ini: “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah” (ayat 15).
Karena itu agar kelak kita bisa bergabung dan duduk semeja dengan Tuhan dalam perjamuan surgawi maka:
1) Biasakan lidah kita mengecap menu utama perjamuan surgawi di dalam Ekaristi kudus di dunia ini, yakni setiap kali misa kudus dirayakan;
2) Kadang kita merindukan perjamuan surgawi di akhir hidup, namun menolaknya, ketika perjamuan itu diadakan di dunia selagi kita masih hidup, yakni menghadiri Ekaristi Kudus;
Akhirnya selagi masih ada kesempatan hidup, mari kita membiasakan diri hadir dalam perjamuan surgawi di dunia ini sebagai persiapan untuk ikut serta dalam perjamuan surgawi yang sesungguhnya.
…

Monsignor RD Inno Ngutra


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.